Warga Asing Punya Kontribusi Bangun Kabupaten Sikka

Warga negara asing berdomisili di Kabupaten Sikka,Pulau Flores memiliki kontribusi yang besar membangun masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan dan kerohanian. Selama keberadaanya, warga negara asing belum menunjukkan gangguan teknis dan non teknis.

Sekretaris Badan Kesbangpol Sikka, Fery Edmundates, dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, Muhammad Wahyuni , mengemukan itu dalam rapat koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Sikka, Kamis (24/9/2020) di Hotel Pelita Maumere.

Wahyuni membeberkan, saat ini terdapat 80 orang asing di Sikka, diantaranya 50 orang memiliki status izin tinggal, izin tinggal terbatas 17 orang dan izin tinggal tetap sejumlah 13 orang.

Ferry Edmundates, mengatakan kehadiran orang asing ke Sikka memberi kontribusi positif bagi kemajuan daerah. Ia menyebut peran NGO (LSM) asing, biarawan/biarawati asing dari berbagai ordo.

Sebenarnya, kata Ferry, masih banyak minat orang asing yang hendak ke Maumere. Namun karena pandemi virus corona, mereka menunda rencana kedatangan ke Maumere.

“Aktivitas mereka disampaikan secara rutin ke Imigrasi dan Badan Kesbangpol Sikka.Kontribusi mereka cukup besar selama ini,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, Timpora Sikka perlu selalu melakukan koordinasi dalam pengawasan orang asing. Pertemuan bulan Juni 2020 di Maumere sudah disepakati membuat grup chat (WhatsApp) sehingga memudahkan koordinasi sesama anggota Timpora.

Rakor Timpora berlangsung sehari melibatkan para camat, Polsek, Danramil dan unsur pemerintah yang lainya dihadiri juga pelaksana harian Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia NTT, Rachmat Hamid, akan merumuskan kembali . (laporan wartawan pos-kupang.com, aris ninu).

Warga Asing Punya Kontribusi Bangun Kabupaten Sikka
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Warga Asing Punya Kontribusi Bangun Kabupaten Sikka,