Imigrasi Kelas I Pontianak akan Buka Unit Layanan Paspor di Mempawah

Berdasarkan data statistik capaian kinerja Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak jumlah pembuatan paspor pada tahun 2019 per Desember mencapai 46282.

Jumlah paspor tersebut meningkat dari dua tahun sebelumnya.

Pada tahun 2018 hanya 46.282 sedangkan di 2017 berjumlah 41.020.

Jadi setiap tahun ada peningkatan dalam pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak.

Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak meliputi 4 Wilayah yakni Pontianak, Kubu Raya, Mempawah dan Landak.

Melalui Humas Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Thomas Jefferson mengatakan rencana kedepan akan dibuka Unit Layanan Paspor (ULP) atau Unit Kerja Kantor (UKK) yang merupakan cabang Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak di Memawah.

“Kabupaten Mempawah merupakah satu diantara wilayah kerja Kantor Imigrasi kelas I TPI Pontianak,” ujarnya saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (21/1/2020).

Ia mengatakan sejauh ini sudah mendapatkan respon positif dari kepala daerah dan Pemda setempat.

“Semoga agenda ini dapat berjalan lancar dan baik dan juga mendapat dukungan dari masyakarat setempat,” ujarnya.

Adapun saat ini yang sedang disiapkan terkait lahan yakni masih dalam tahap penjajakan semuanya.

Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak meliputi 4 Wilayah yakni Pontianak, Kubu Raya, Mempawah dan Landak.

Melalui Humas Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Thomas Jefferson mengatakan rencana kedepan akan dibuka Unit Layanan Paspor (ULP) atau Unit Kerja Kantor (UKK) yang merupakan cabang Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak di Memawah.

“Kabupaten Mempawah merupakah satu diantara wilayah kerja Kantor Imigrasi kelas I TPI Pontianak,” ujarnya saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (21/1/2020).

Ia mengatakan sejauh ini sudah mendapatkan respon positif dari kepala daerah dan Pemda setempat.

“Semoga agenda ini dapat berjalan lancar dan baik dan juga mendapat dukungan dari masyakarat setempat,” ujarnya.

Adapun saat ini yang sedang disiapkan terkait lahan yakni masih dalam tahap penjajakan semuanya.

Karena sudah dilindungi khususnya petugas yang dilindungi oleh peraturan.

Jadi apabila ada indikasi melakukan kerja non prosedural akan di interview lebih intensif dalam rangka pencegahan.

“Terkait rencana pembukaan ULP juga sudah mendapatkan dukungan yang baik dari Gubernur Kalbar. Waktu setelah pelantikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak , Tatang Suheryadin yang sudah langsung bertemu gubernur Kalbar. Gubernur Kabar mengatakan sangat mendukung rencana ini,” pungkasnya.