Posts

Begini Cara Hendratmoko Perkenalkan Imigrasi ke Anak-Anak

Anak-anak yang belajar di PAUD, SD, bahkan yang sama sekali belum sekolah, tentu belum mengerti tentang Imigrasi. Tapi kondisi itu bukan penghalang bagi Vincentius Hendratmoko, Kepala Imigrasi Kelas II TPI Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Dia punya cara tersendiri memperkenalkan Imigrasi kepada anak-anak.

 

Hendratmoko tidak perlu harus berteori tentang Imigrasi dan seluruh ruang lingkup tugas kepada anak-anak. Dia hanya cukup menyediakan ruangan sebagai tempat anak-anak berkreasi. Dari cara yang sederhana itu, anak-anak sudah mulai mengenal Imigrasi, setidaknya mengetahui di mana alamat Kantor Imigrasi Maumere.

 

Kiat itu sudah dilakukan Hendratmoko selama dua minggu. Dia bekerjasama dengan Komunitas Huruf Kecil, sebuah wadah pembelajaran dan kreatifitas bagi anak-anak, dari urusan membaca, menulis, menggambar, bermain, dan berbagai kegiatan lain. Hendratmoko menyiapkan ruangan di Aula Kantor Imigrasi yang terletak di Lantai Dua. Di tempat itulah, Komunitas Huruf Kecil berbagi pengalaman kegiatan kepada anak-anak.

 

“Kebetulan komunitas ini membutuhkan tempat untuk belajar anak-anak. Nah saya punya aula yang hari Sabtu tidak dipakai, karena hari libur kantor. Jadi mereka bisa manfaatkan. Setiap Sabtu, aula kantor kami ramai dengan anak-anak yang datang belajar di bawah bimbingan komunitas. Ini kerja sama yang positip, selain belajar, anak-anak juga bisa mengenal Imigrasi,” terang Hendratmoko di sela-sela kegiatan Komunitas Huruf Kecil, Sabtu (2/2).

 

Anak-anak ini belajar selama 2 jam sejak pukul 16.00 Wita. Mereka diantar oleh orangtua, yang sekaligus mendampingi saat kegiatan belajar. Hendratmoko biasanya menyambut anak-anak bersama orangtua dengan hangat, dan langsung mempersilakan ke lantai dua. Ruang di lantai dua telah disiapkan sebaik mungkin dengan meja-meja yang dibentuk huruf U untuk mempermudah komunikasi dan informasi dari Komunitas Huruf Kecil.

 

Kikan, salah seorang pegiat Komunitas Huruf Kecil sangat berterima kasih kepada Kantor Imigrasi Maumere yang memberikan ruangan aula kantor sebagai tempat belajar dan kreatifitas anak-anak. Dia mengatakan kerja sama ini sangat memotivasi semangat Komunitas Huruf Kecil dalam membantu pembelajaran bagi anak-anak.

 

“Kami sudah dua kali pakai Aula Kantor Imigrasi. Dan tentu kami berharap bisa seterusnya menggunakan sarana ini. Ini tempat yang cukup nyaman untuk anak-anak belajar. Apalagi Kepala Kantor Imigrasi juga sangat mendukung,” ujar dia.

 

Pantauan media ini, sekitar 20-an anak sedang asyik mendengar arahan dari Komunitas Huruf Kecil. Hari itu, anak-anak diminta menggambar dengan tema bebas. Anggota Komunitas Huruf Kecil mendampingi proses itu, dengan sesekali memberikan masukan sesuai tema gambar yang dibuat anak-anak.

 

Mance Sareng, salah satu orangtua mengaku senang dengan peran Komunitas Huruf Kecil dan keterlibatan Kantor Imigrasi Maumere. Dia mengatakan anaknya terbilang susah jika belajar di rumah. Tapi ketika ikut serta dalam kegiatan Komunitas Huruf Kecil, anak-anaknya mulai rajin menulis, membaca, dan menggambar. Meskipun anak-anaknya belum sempurna betul, dia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran komunitas ini.

 

 

Sumber : suarasikka.com

Link :https://suarasikka.com/2019/02/03/begini-cara-hendratmoko-perkenalkan-imigrasi-ke-anak-anak/

Theodorus Terbantu Bisa Urus Paspor di Hari Libur

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT, membuka pelayanan permohonan paspor pada hari Sabtu, dalam rangka memperingati HUT ke-69 Imigrasi. Theodorus Hon, salah seorang karyawan swasta di Maumere, memanfaatkan jasa pelayanan. Dia mengaku senang dan terbantu bisa mengurus paspor pada hari libur.
“Pelayanan pada hari libur ini sangat terbantu sekali. Kami bisa luangkan waktu untuk urus paspor. Kalau hari kerja, pasti ada kesulitan, karena kami juga sibuk dengan tanggung jawab pekerjaan. Saya merasa sungguh-sungguh sangat terbantu sekali bisa mengurus paspor di hari libur,” ujar lelaki ini, Sabtu (19/1), di Kantor Imigrasi Maumere.
Kepala Kantor Imigrasi Maumere Vincentius Hendratmoko menjelaskan pelayanan paspor pada hari Sabtu (19/1) merupakan pelayanan terakhir untuk tiga hari Sabtu sejak Sabtu (5/1) dan Sabtu (12/1). Dia pun menyampaikan terima kasih kepada para pengguna jasa atau pemohon yang sudah memanfaatkan pelayanan paspor pada hari libur dengan menggunakan mekanisme walk in.
Mekanisme walk in maksudnya pemohon langsung datang ke Kantor Imigrasi yang terletak di Jalan Adi Sucipto Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur. Petugas Imigrasi akan melayani pengurusan paspor sesuai syarat-syarat yang diminta. Layanan berlangsung dari jam 08.00 Wita sampai jam 12.00 Wita.
Theodorus Hon mengurus paspor untuk anaknya yang bernama Maria Micelin, 7 tahun, siswi Kelas 2 SDK Bhaktyarsa Maumere. Dia sendiri sudah memiliki paspor yang masih berlaku, karena diurus pada 2 tahun lalu. Keluarga ini berencana berangkat ke Singapura pada Mei yang akan datang.
Sambil Theodorus Hon mendapatkan pelayanan pengurusan paspor di loket pelayanan, anak perempuannya bermain-main pada fasilitas permainan anak yang berada di  kantor itu. Kantor Imigrasi Maumere menyiapkan sejumlah fasilitas permainan anak sebagai sisi lain dari pelayanan keimigrasian.
Pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Maumere, terbilang sangat membantu para pemohon. Theodorus Hon mengaku menerima pelayanan yang baik dan ramah dari petugas Kantor Imigrasi Maumere. Dia dibantu mengisi data pada format-format sehingga tidak terjadi kekeliruan. Selain itu proses pengurusannya pun berlangsung cepat, kurang lebih 5-10 menit.
Usia pengurusan paspor, Theodorus Hon memberikan testimoni atas pelayanan pengurusan oleh Kantor Imigrasi Maumere. Dalam testimoninya, dia mengaku sangat terbantu sekali oleh seluruh proses yang dia lakukan di Kantor Imigrasi pada Sabtu (19/1).
Sebelum melayani Theodorus Hon, petugas di Kantor Imigrasi Maumere juga melayani pengambilan paspor dari dua orang warga Kabupaten Flores Timur. Petugas juga sempat melayani konsultasi beberapa frater asal Timor Leste yang sementara ini sedang kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero.

 

Sumber : suarasikka.com

Link : https://suarasikka.com/2019/01/19/theodorus-terbantu-bisa-urus-paspor-di-hari-libur/