KEGIATAN OPERASI GABUNGAN TIM PENGAWASAN ORANG ASING (TIMPORA) KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI MAUMERE DI WILAYAH KABUPATEN SIKKA

Maumere – Pada Hari Rabu (3/3), Petugas Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere beserta Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Sikka menggelar kegiatan Operasi Gabungan (OPGAB) Tahun Anggaran 2021 terhadap orang asing di wilayah Kabupaten Sikka. Kegiatan OPGAB dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere Hendy Kurnia Darmawan.

Anggota TIMPORA yang hadir dalam kegiatan OPGAB tersebut merupakan Instansi terkait yang ada di Kabupaten Sikka yaitu Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, BIN Kabupaten Sikka, Kejaksaan Negeri Sikka, Kodim 1603/Sikka, Lanal Maumere, Kepolisian Resor Sikka, Badan Intelijen Strategis TNI Sikka, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sikka.

Sebelum memulai kegiatan OPGAB, tim berkumpul di Sekretariat Timpora Kabupaten Sikka untuk melaksanakan rapat teknis terkait pelaksanaan OPGAB. Kasi Inteldakim dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan OPGAB hari ini dalam rangka pendataan dan pengawasan orang asing yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya di Wilayah Kabupaten Sikka, dengan tetap menjaga situasi kondusif dan mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan Operasi Gabungan Timpora Kabupaten Sikka ini, dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi antar instansi, terkait pemangku kepentingan di Kabupaten Sikka guna terwujudnya sinergitas yang baik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab TIMPORA” tegas Hendy.

“Dalam pelaksanaan kegiatan OPGAB ini kita harus tetap mengedepankan protokol kesehatan, sebagai langkah pencegahan terjadinya penyebaran covid-19, karena mengingat situasi pandemi covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini” sambungnya.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian dalam kesempatannya menjelaskan lokasi target operasi pada kegiatan OPGAB ini yaitu PT. Karya Cipta Buana Sentosa (KCBS) Maumere. Fokus utama dalam kegiatan OPGAB yaitu pendataan dan pengawasan terkait keberadaan dan kegiatan orang asing yang bekerja di perusahaan tersebut. Setelah melaksanakan rapat teknis, TIMPORA berangkat menuju lokasi target operasi pada pukul 09.00 WITA untuk melaksanakan kegiatan OPGAB.

Hasil yang diperoleh dalam kegiatan OPGAB ini yaitu terdapat 2 (dua) Warga Negara Jepang yang masih bekerja disana, namun 1 (satu) diantaranya berada di Jepang, keduanya masih memiliki Izin Tinggal Terbatas untuk bekerja dan masih berlaku. TIMPORA mengingatkan perusahaan untuk selalu melaporkan keberadaaan orang asing yang bekerja, serta memonitor masa izin tinggal orang asing tersebut agar tidak mengalami over stay, karena hal tersebut merupakan kewajiban dari setiap perusahaan yang mempekerjakan orang asing.

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) merupakan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian bahwa untuk melakukan pengawasan Keimigrasian terhadap kegiatan Orang Asing di wilayah, perlu membentuk Tim Pengawasan Orang Asing yang anggotanya terdiri atas badan atau instansi pemerintah yang terkait dengan kegiatan dan keberadaan orang asing, untuk menjaga tetap terpeliharanya keamanan dan kepentingan nasional dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat keberadaan dan kegiatan orang asing, dengan mengacu kepada kebijakan pemerintah dibidang keimigrasian yaitu selective policy bahwa visa hanya diberikan kepada Orang Asing yang memberikan manfaat serta tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum untuk diperbolehkan masuk dan berada di wilayah Indonesia.

sumber Kanwil Kemenkumham NTT